24/10/23

Putus

 

PUTUS

Oleh: Zahra Meani

 

“Kak itu Kak putus!” teriak Nita sembari jarinya menunjuk-nunjuk sesuatu.

Andi berjalan mendekati Nita, adiknya.

“Apa yang putus?”

“Itu Kak, goyang-goyang berjempalitan, aduh! Sepertinya sedang kesakitan Kak?!”

Andi mengalihkan pandangan ke arah yang ditunjuk Nita.

“Ah kamu ini! Ada-ada saja!”

Andi meninggalkan adiknya yang sedang mengamati ekor cicak yang putus dan jatuh di lantai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bijak Bermedsos

  BIJAK BERMEDSOS Cerpen: Nur Anisa Salsabila Bijak bermedia sosial sangat penting bagi kita yang berada di zaman digital ini. Sikap b...